Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Perang Rusia-Ukraina Memberi Keuntungan Berlipat Bagi Orang Kaya di Indonesia ?

 Jakarta - Di tengah memanasnya konflik antara Rusia dan Ukraina, kekayaan para miliarder Rusia pun terus menyusut. Namun, ternyata perang ini justru membawa dampak positif bagi orang kaya di Indonesia.

Perang yang sudah berlangsung selama sepekan ini membuat 116 miliarder Rusia telah kehilangan kekayaan lebih dari US$ 126 miliar atau sekitar Rp 1.810 triliun (asumsi kurs Rp 14.365/US$) sejak 16 Februari lalu.

Dari jumlah itu, kekayaan para miliarder diperkirakan berkurang sekitar US$ 71 miliar (Rp 1.020 triliun) pada Kamis lalu. Hal ini karena indeks saham Moex Rusia ditutup ambruk hingga 33% dan rubel jatuh ke rekor terendah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), sehingga kekayaan mereka dari kepemilikan saham turut mempengaruhi pengurangan kekayaan mereka.

Ancaman sanksi yang meluas di luar lingkaran kecil oligarki miliarder dan bisnis yang telah ditargetkan oleh AS, Inggris, dan Uni Eropa dapat membuat kekayaan orang kaya Rusia makin tergerus.

Meski demikian, perang ini justru membuat harta orang kaya di Indonesia bertambah. Mengapa demikian? Pertama, perang ini membuat beberapa komoditas ekspor andalan Indonesia mengalami kenaikan signifikan seperti kelapa aswit, batu bara, nikel, dan lain-lain.

Nah, orang-orang kaya di Indonesia banyak yang menguasai komoditas-komoditas pertambangan dan perkebunan yang diperdagangkan secara internasional.

Di sisi lain, Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal mengatakan orang-orang kaya di Indonesia saat ini telah mengalami kenaikan tabungan dan harta selama pandemi berlangsung.

Kenaikan tabungan ini terjadi atas beberapa faktor, salah satunya adalah kenaikan harga komoditas yang telah terjadi sebelum perang Rusia dan Ukraina. Kini, kenaikan komoditas yang terjadi imbas perang pun membuat orang-orang kaya ini makin kaya.

“Selama pandemi kalangan atas ini tabungannya mengalami peningkatan. Dia diuntungkan perubahan di pandemi, ada tren komoditas meningkat, untungnya ke eksportir. Orang-orang kaya ini,” ujar Faisal.

Di sisi lain, perang antara Rusia melawan Ukraina dapat membuat harga BBM melonjak pesar. Imbasnya, bila harga BBM naik, harga pangan pun bisa ikut naik. Dampak besar dirasakan masyarakat menengah ke bawah karena pengeluaran untuk barang-barang kebutuhan pokok makin tinggi. Daya beli pun anjlok, ujungnya yang miskin bisa jadi makin miskin. (Edy - obrolanesia.com)

Post a Comment for "Perang Rusia-Ukraina Memberi Keuntungan Berlipat Bagi Orang Kaya di Indonesia ?"