Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Bos Real Madrid Protes Keras Keputusan Kylian Mbappe Bertahan Di PSG

Paris - PSG berhasil mempertahankan Kylian Mbappe, namun hal tersebut menimbulkan isu bahwa PSG  mencurangi aturan Financial Fair Play (FFP) demi menawarkan kontrak baru.

Mbappe sejatinya kontraknya bersama PSG akan berakhir musim 2021/22, sebelumnya beredar kuat kabar bahwa Mbappe bakal hengkang ke Real Madrid untuk menjemput impiannya.

Kabar tersebut jelas membuat Los Blancos yang berulang kali mengejar Mbappe sangat percaya diri kali ini mereka bisa mendapatkan Mbappe. Justru PSG yang berharap-harap cemas karena tidak bisa berbuat banyak.

Namun kenyataanya Mbappe justru berubah pikiran dan memilih bertahan dan meneken kontrak baru berdurasi tiga tahun di PSG.Presiden La Liga, Javier Tebas terkejut dengan keputusan tersebut, bahkan dirinya secara terang-terangan memprotes kecurangan PSG.

Dirinya kini kembali menegaskan bahwa PSG telah mencoreng aturan FFP. Kontrak baru Mbappe bernilai terlalu besar, bahkan hampir tidak masuk akal.

"PSG mengalami kerugian dan beban gaji yang lebih besar dari Real Madrid atau Barcelona, tapi mereka membarui kontrak Mbappe dengan jumlah yang begitu besar," ujar Tebas.

"Mustahil tidak ada kecurangan atau permainan sponsor atau kontribusi modal di tingkat yang lebih tinggi dari ketetapan UEFA."

Tebas juga mengindikasikan bahwa PSG mungkin lolos atau dibiarkan UEFA karena PSG mendukung UEFA secara finansial.

"Bisakah presiden PSG melakukan apa yang dia inginkan karena UEFA bergantung secara finansial kepadanya? Seharusnya sih tidak," sambung Tebas.

"Kami akan mengajukan komplain terhadap PSG ke UEFA dalam satu atau dua hari. La Liga tidak akan membiarkan klub Eropa merusak sepak bola Eropa."

"Komplain ini dalam bentk tertulis, bukan hanya sikap, kami memberikan data ekonomi yang objektif," pungkasnya.

(Ara-Obrolanesia.com)

Post a Comment for "Bos Real Madrid Protes Keras Keputusan Kylian Mbappe Bertahan Di PSG"