Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Viral di Medsos, Pengemis Toyor Kepala Orang Yang Tak Beri Uang

Jakarta - Baru-baru ini beredar video seorang pengemis bertindak kasar kepada wanita yang sedang makan, video tersebut menjadi viral dimedia sosial Tik-Tok.

Dalam video yang berdurasi 30 detik tersebut , terlihat dua orang perempuan yang tengah makan di warung. Tidak lama kemudian datang seorang pengemis mengenakan kerudung dan bermasker hitam untuk meminta uang kepada keduanya. 

Namun, dalam video tersebut salah satu dari perempuan dalam video menolak dan memberikan kode penolakan secara halus dengan menangkupkan kedua tangannya sambil menganggukkan kepala.Tidak disangka reaksi pengemis tersebut membuat mereka kaget karena menoyor kepala wanita yang menolak tersebut sambil beranjak pergi.

Perempuan tersebut terlihat kaget hingga tak mengucapkan sepatah kata pun, dan kemudian dirinya bersama temannya yang ada dalam video tersebut tertawa.

Netizen yang melihat video tersebut turut mengkritik sikap pengemis yang dianggap tak beretika itu.Ada pula yang menyarankan bagi pengunjung untuk menyampaikan kepada pemilik rumah makan agar tak membiarkan pengemis masuk.

Setelah ditelusuri ternyata peristiwa itu terjadi di salah satu depot kuliner Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo pada Jumat (17/6/2022) sekitar pukul 11.30 WIB.

Kepala Dinas Satpol PP Kota Probolinggo Aman Suryaman membenarkan lokasi di video tiktok berdurasi 30 detik itu berada di rumah makan wilayah Kota Probolinggo.

Aman mengaku masih mengkaji dan melihat terlebih dulu kebenaran peristiwa di video tersebut.Dirinya menilai bahwa tidak menutup kemungkinan video itu sengaja dirancang demi konten semata.

"Harus kita cek dan lihat lagi, peristiwa di foto itu beneran atau editan. Itu konten apa sesuai kenyataan. Kalau pun itu benar, maka pemilik warung mestinya juga ikut menjaga kenyamanan pelanggannya," kata Aman, Senin (20/6/2022) malam.

Menurut Aman seharusnya pemilik warung atau tempat usaha turut menjaga pelanggannya dari gangguan seperti pengemis.Sebab, jumlah petugas Satpol PP terbatas dan tidak mungkin berada di setiap warung di Kota Probolinggo.

Pemilik usaha mestinya juga bekerja sama dengan pemerintah setempat untuk memastikan pelanggan atau pengunjung warungnya merasa nyaman tanpa ada gangguan ketertiban masyarakat.

Meski begitu, kata Aman, Pemkot Probolinggo telah memfasilitasi warga untuk menghubungi call center 112 jika menemukan gangguan ketertiban masyarakat.

"Petugas kami piket dan stand by 24 jam untuk menindaklanjuti laporan masyarakat melalui call center itu," ujar Aman.

(Ara-Obrolanesia.com)







Post a Comment for "Viral di Medsos, Pengemis Toyor Kepala Orang Yang Tak Beri Uang"