Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Ada Adu Gengsi Dibalik Laga Final Piala Presiden 2022 Arema FC vs Borneo FC

Jakarta - Dalam  laga final Piala Presiden 2022 mempertemukan Arema FC melawan Borneo FC. Tidak hanya adu tim, namun juga ada adu gengsi dari Gilang Widya Pramana dan Nabil Husein.

Arema FC berkesempatan menjadi tuan rumah pada leg pertama final Piala Presiden 2022 yang akan digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang, Kamis (14/7/2022). Sementara itu Borneo FC akan mendapatkan giliran menjadi tuan rumah tiga hari kemudian.

Arema FC melaju ke babak final setelah mengalahkan PSIS Semarang dengan agregat 4-1. Sementara itu Borneo FC tampil sangat dominan di semifinal. PSS Sleman mereka hajar 6-0 dalam dua leg.

Pertarungan di laga final Piala Presiden 2022 kali ini bukan hanya soal 11 pemain dari masing-masing tim di atas lapangan atau soal adu taktik pelatih semata. 

Bos Borneo FC dan Arema FC sama-sama memiliki latar belakang yang sama. Nabil Husein di Borneo dan Gilang Widya Pramana atau Juragan 99 di Arema FC sama-sama muda, kaya dan haus akan prestasi di sepak bola nasional.

Gilang Widya Pramana dikenal sebagai pengusaha muda yang sukses dan merupakan co-founder dari salah satu produk kosmetik yang cukup memiliki nama saat ini. Usaha di bidang kosmetik itu menjadi salah satu sumber kekayaannya.

Meski bergelimang harta, namun Gilang dan istrinya tidak jumawa. Bahkan, keduanya mengaku siap jika suatu saat kemewahan yang ada saat ini hilang.Gilang juga memiliki beberapa unit bisnis lain termasuk di bidang transportasi darat. Seluruh unit bisnisnya dikendalikan dalam J99 Corp sebagai holding company.

Gilang juga memiliki misi yang cukup menarik di Arema FC. Sebagai Presiden klub itu, Gilang baru-baru ini merencanakan pembangunan training ground bagi Singo Edan.

Sosok Nabil Husein memiliki latar belakang yang menarik. Ia merupakan putra petinggi salah satu ormas berpengaruh di Kalimantan Timur dan mengikuti jejak sang ayah, Said Amin sebagai pengusaha.

Nabil lahir dari keluarga pengusaha sukses. PT Nahusam Pratama Indonesia yang bergerak di persediaan alat-alat kantor merupakan perusahaan milik keluarga Nabil.

Nabil mendirikan Borneo FC Samarinda di tahun 2014. Saat itu nama awalnya adalah Pusamania Borneo FC, ketika dirinya masih berusia 20 tahun saat itu.

Akhirnya Borneo FC berhasil menjelma menjadi salah satu klub mapan di Indonesia. Mereka tidak pernah mengalami masalah finansial. Beberapa syarat untuk menjadi klub profesional seperti training ground pun sedang dilengkapi Borneo FC.

(Ara-Obrolanesia.com)

Post a Comment for "Ada Adu Gengsi Dibalik Laga Final Piala Presiden 2022 Arema FC vs Borneo FC"