Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Gus Samsudin Akhirnya Mengaku Bukan Orang Sakti Karena Hanya Punya Sertifikat Pijat

Jakarta - Buntut perseteruannya dengan Pesulap Merah alias Marcel Radhival, padepokan Nur Dzat Sejati milik Gus Samsudin ditutup Pemkab Blitar.


Hal itu lantaran setelah diselidiki, padepokan tersebut belum memiliki izin sebagai taklim untuk para santri atau pun izin usaha kesehatan.

Buntut perseteruannya dengan Pesulap Merah alias Marcel Radhival, padepokan Nur Dzat Sejati milik Gus Samsudin ditutup Pemkab Blitar.

Hal itu lantaran setelah diselidiki, padepokan tersebut belum memiliki izin sebagai taklim untuk para santri atau pun izin usaha kesehatan.

Gus Samsudin juga mengaku selama ini hanya memiliki izin pijat. Bukan ahli pengobatan alternatif atau spiritual.

"Memang izin yang saya pegang saat ini adalah izinnya itu pijat, karena setahu saya yang bisa diizinkan di Kemenkes itu pijat," jelasnya.

Gus Samsudin berdalih, pijat sendiri adalah bagian dari rukiah. Namun, ternyata hal itu berbeda izin praktiknya.

"Dan pijat sendiri memang sebenarnya ada di pelajaran quqyah yaitu memijat atau menekan di bagian titik akhirnya, tapi dalam praktiknya izinnya itu tidak sama. Jadi bukan kesalahan tempatnya, yang kurang pas di situ (izinnya)," terang Gus Samsudin.

Gus Samsudin juga blak-blakan bukan orang sakti atau ahli supranatural seperti yang selama ini dikenal orang. Ia hanya berusaha mengobati pasien-pasien melalui pemijatan dan doa. Serta ditambah ramuan herbal.

"Saya ini bukan orang sakti lho, saya itu nggak bisa apa-apa, kita itu hanya berdoa, setelah kita berdoa bersama-sama," ucap Gus Samsudin.

"Tentunya doanya kita ambil dari Alquran dan sholawat, kita ambilkan dari kitab, nanti setelah didoakan ada (obat) herbalnya seperti madu dan kunir ini, itu untuk herbalnya setelah itu ya sudah," pungkasnya. (Edy - obrolanesia.com)

Post a Comment for "Gus Samsudin Akhirnya Mengaku Bukan Orang Sakti Karena Hanya Punya Sertifikat Pijat"