Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Hubungkan Syahadat dan Perdukunan, Firdaus Oiwobo Dilaporkan ke Polisi

Jakarta – Ikatan Mahasiswa Lintas Agama Indonesia melaporkan pengacara dari Perkumpulan Dukun Indonesia, Firdaus Oiwobo, ke Polda Metro Jaya, terkait pernyataannya yang menyinggung soal syahadat dan praktik perdukunan.

Menurut pengacara Ikatan Mahasiswa Lintas Agama, Isti'adatul Khusniyah, pernyataan dari Firdaus Oiwobo tersebut sangat meresahkan masyarakat.

Sebelumnya, Firdaus menyebutkan bahwa syahadat seseorang akan batal jika tidak mempercayai dukun .

"Kami dari perwakilan aliansi mahasiswa lintas agama mau menyuarakan keresahan yang terjadi atas saudara Firdaus, pernyataannya sangat meresahkan masyarakat, sangat menyesatkan dan tidak sesuai dengan ajaran Islam sesungguhnya," kata Isti'adatul di Polda Metro Jaya, Jumat (23/9/2022).

Isti'adatul juga menyebutkan, pernyataan Firdaus yang sempat viral di media sosial itu telah melanggar fatwa MUI dan mencederai hati masyarakat.

"Saudara Firdaus mengatakan dukun adalah bagian dari agama. Di situ ada spasinya, tetapi beliau melanjutkan lagi khususnya bagi agama Islam," ujar Isti'adatul.

"Beliau mengatakan orang yang tidak percaya dukun, batal syahadatnya. Ini sangat tidak sesuai, melanggar fatwa MUI 2005 menyatakan bahwa praktek perdukunan itu haram," sambungnya.

Sementara, Achmad Syaihul Anam yang mewakili Ikatan Mahasiswa Lintas Agama Indonesia mengatakan bahwa pernyataan Firdaus sangat merugikan masyarakat Indonesia.

"Karena pernyataan Firdaus tersebut, kami sebagai umat Muslim, ya dikatakan kalau menurut hati enggak terima gitu," tutur Achmad Syaihul.

Laporan terkait Firdaus Oiwobo sudah tertulis dalam surat laporan polisi bernomor LP/B/4876/IX/2022/SPKT/POLDA METRO JAYA, dengan tuntutan Pasal 28 (2) UU RI tahun 2016 tentang perubahan UU RI No.11 Tahun 2008 tentang Informasi serta Transaksi Elektronik.

Post a Comment for "Hubungkan Syahadat dan Perdukunan, Firdaus Oiwobo Dilaporkan ke Polisi"