Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Buntut Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Presiden Jokowi Minta Liga 1 Dihentikan Sementara

Jakarta – Presiden Joko Widodo memerintahkan kepada PSSI untuk menghentikan sementara kompetisi Liga 1 hingga dilakukan evaluasi dan dan perbaikan prosedur pengamanan.

Hal ini disampaikan Presiden Jokowi usai terjadinya kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, pada Sabtu (1/10/2022) malam WIB yang mengakibatkan 174 orang suporter tewas.

"Saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya 129 orang saudara-saudara kita dalam tragedi sepak bola di Kanjuruhan, Malang, Jatim," kata Jokowi, Minggu (2/10/2022).

Jokowi meminta kepada PSSI agar kompetisi dihentikan sementara.

"Saya memerintahkan PSSI untuk menghentikan sementara Liga 1 sampai evaluasi dan perbaikan prosedur pengamanan dilakukan," tegas Jokowi.

"Saya menyesalkan terjadinya tragedi ini dan saya berharap ini adalah tragedi terakhir sepak bola di Tanah Air. Jangan sampai ada lagi tragedi kemanusiaan seperti ini di masa yang akan datang,” sambungnya.

"Sportivitas, rasa kemanusiaan, dan rasa persaudaraan bangsa Indonesia harus kita jaga bersama," lanjut Jokowi.

Sebelumnya, telah terjadi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang pada Sabtu (1/10/2022) malam WIB, pasca kekalahan tuan rumah Arema FC atas Persebaya Surabaya dengan skor 2-3.

Suporter Arema FC yang kecewa atas kekalahan tim kesayangannya langsung masuk ke lapangan dan melakukan perusakan terhadap fasilitas stadion.

Situasi ini membuat petugas kepolisian terpaksa menembakkan gas air mata untuk membubarkan suporter. Namun sayangnya, gas air mata itu justru membuat suporter panik dan segalanya semakin kacau. Banyak penonton yang masih berada di dalam stadion menjadi panik dan terinjak-injak.

Kabar terakhir menyebutkan jumlah korban tewas akibat tragedi tersebut sudah menyentuh angka 174 orang.

Post a Comment for "Buntut Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Presiden Jokowi Minta Liga 1 Dihentikan Sementara"