Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Pernyataan Dadang Aremania Viral, Begini Penjelasan Mata Najwa

Jakarta - Pihak Mata Najwa perlu memberikan klarifikasi terkait viralnya pernyataan Dadang Aremania yang kemudian menimbulkan sorotan negatif dari netizen.

Sebelumnya, dalam akun YouTube Mata Najwa, seorang suporter bernama Dadang memberikan pernyataan penolakan terkait rencana pentolan Bonek yang mewakili suporter Persebaya, yang ingin datang berkunjung ke Malang pasca tragedi di Stadion Kanjuruhan.

"Sebelumnya mohon maaf Cak Andi, tanpa mengurangi rasa hormat. Kalau pertandingannya tidak melawan Persebaya, kami persilahkan, tapi kan ini lawan Persebaya, kami tidak ingin nantinya ada semacam friksi yang tidak tidak di tingkatan Green Nord, kan friksinya beda-beda di tingkatan itu," demikian salah satu pernyataan Dadang.

Terkait hal ini, Mata Najwa kemudian memberikan klarifikasi soal siapa sosok Dadang, melalui akun Instagramnya.

Banyak yang bertanya siapa Dadang Indarto? Berikut ceritanya:

1. Aremania bukan organisasi. Tak ada pengurus. Tak ada ketua atau jubir. Cukup tricky untuk mencari perwakilan resmi, apalagi situasi tribun itu dinamis dan kadang beragam.

2. Pilihannya Sam Yuli Sumpil. Bukan semata ukuran popularitas, tapi juga karena ia dirijen. Di stadion, dirijen bisa berpengaruh menentukan ritme tribun. Tapi Sam Yuli tak bisa ke Jakarta. Ia mengaku masih terpukul, dan masih perlu banyak takziah. Sam Yuli sempat menangis saat kami bicara via video call (Rabu, 10.45). Kami tawarkan opsi via Zoom, Sam Yuli bilang masih belum siap. Kami menghormati sikapnya.

3. Sepanjang video call, Sam Yuli ditemani Dadang Indarto. Kami bertanya siapa yang menggantikan? Apakah Dadang? Sam Yuli setuju.

4. Kami tak menerima Dadang tanpa checking. Yang paling awal dicek, sikap Dadang atas angle Mata Najwa: usut tuntas & perdamaian. Saat percakapan [semacam pre-interview], pernyataannya layak. Ia jelas menuntut keadilan. Soal perdamaian, kira-kira ia bilang begini: "Kapan pun Bonek mau takziah, monggo. Tanpa omong perdamaian dulu pun, Bonek takziah & diterima, itu sudah aksi damai konkret. Green Nordz27 tadi ke Kanjuruhan aman, kok."

5. Karena kurang dikenal di luar Malang, kami lakukan verifikasi lagi, memastikan ia memang Aremania. Namanya muncul dalam banyak berita sebagai saksi peristiwa Kanjuruhan - ia ada di stadion. Ia muncul dalam banyak pemberitaan advokasi korban, bahkan hadir bersama aktivis Kontras Andy Irfan. Tim kami datang saat konpres pembentukan Tim Pencari Fakta Arema, dan Dadang duduk di sebelah Sam Yuli bersama yang lain, termasuk Sam Ambon Fanda. Dadang pula yang berbicara mewakili mereka.

6. Verifikasi terakhir: Apakah ia Aremania yang aktif ke tribun atau tidak? Setelah dicek, dia memang aktif di tribun, yaitu di tribun selatan, tepatnya gate 12.

Posisi editorial Mata Najwa jelas mendukung pengusutan peristiwa Kanjuruhan hingga tuntas. Kami menganggap perdamaian juga mutlak diwujudkan. Episode Mata Najwa kali ini justru hendak mendorong dua hal tersebut karena keduanya sepaket. Kami bersama mereka yang menghendaki perdamaian dan keadilan.


Post a Comment for "Pernyataan Dadang Aremania Viral, Begini Penjelasan Mata Najwa"