Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Pernyataannya Dianggap Bikin Rusuh, Dadang Aremania Minta Maaf

Jakarta - Dadang Aremania akhirnya menyampaikan permintaan maaf terkait pernyataannya yang dianggap menolak kedatangan perwakilan Bonek yang ingin berkunjung ke Malang.

Sebelumnya, Dadang mendapat kesempatan untuk berkomentar terkait tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, pasca kekalahan Arema FC atas Persebaya Surabaya.

Saat diwawancara melalui daring di acara Mata Najwa, Dadang menolak rencana kedatangan pentolan Bonek, Andi Peci, yang ingin berkunjung ke Malang untuk menyampaikan rasa simpati.

"Untuk masalah Cak Andi Peci dan teman-teman Bonek mau ke Kanjuruhan untuk bersama-sama mengawal kasus hingga tuntas, tanpa mengurangi rasa hormat terhadap teman-teman Bonek, kalau pertandingannya tidak melawan Persebaya, kami persilakan. Tapi ini kan lawan Persebaya, kami tidak ingin nantinya ada semacam friksi yang tidak-tidak di tingkatan grass root. Kalau kami terima, tapi tingkatan grassroot friksinya beda-beda," kata Dadang.

Usai pernyataannya itu, netizen spontan memberikan penilaian negatif dari Dadang yang terkesan tidak ingin adanya perdamaian.

Dadang kemudian memohon maaf melalui media sosial terkait ucapannya di acara Mata Najwa.

"Assalamualaikum, saya Dadang, secara pribadi mohon maaf. Mungkin ada kekeliruan omongan saya. Tidak ada maksud menolak kedatangan teman-teman Bonek ke Malang. Teman-teman suporter ke Malang, enggak ada. Khususnya kepada Bonek sepurone [mohon maaf]," kata Dadang dalam video berdurasi dua menit.

"Cak Peci, dulur-dulur Bonek kabeh, sepurone sangat ya (Cak Peci, saudara-saudara Bonek semua, mohon maaf sekali ya)," lanjut Dadang.

Post a Comment for "Pernyataannya Dianggap Bikin Rusuh, Dadang Aremania Minta Maaf"